Sabtu, 14 September 2019

11 Pemain Terbaik Legenda Sepakbola Indonesia




“Dari 250 juta rakyat Indonesia, mengapa senantiasa susah menemukan 11 pemain terbaik regu nasional?”

Pertanyaan hal yang demikian rasanya telah terlalu kerap kita dengar. Apalagi apabila bukan sebab prestasi timnas yang terkesan “seperti itu-seperti itu saja”, tanpa prestasi mentereng. Gelar terakhir yang diraih yaitu AFF U-19 tahun 2013, dikala Indonesia menjadi tuan rumah. Gelar sebelumnya yaitu medali emas SEA Games 1991. 22 tahun tentu bukan waktu yang singkat untuk menghadirkan gelar pemenang.

Apa memang benar Indonesia tak mempunyai pemain-pemain hebat sepanjang kurun waktu hal yang demikian? Rasanya tak. Malahan dapat dibilang Indonesia dianugerahi pemain-pemain bertalenta dalam berjenis-jenis generasi. Tak percaya? Berbarengan dengan arena AFF 2016, penulis mencoba menyusuri dan menyusun regu terbaik regu nasional Indonesia sepanjang masa.

Ronny Pasla
Kendati memulai karier olahraga dengan tenis, Ronny diketahui sebagai satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Perawakan besarnya membikin Ronny susah ditembus oleh pemain manapun pada masanya. Salah satu peristiwa bersejarah dalam kariernya yaitu dikala dia sukses membendung eksekusi pinalti Pele. Perawakan ini terjadi dikala timnas berhadapan dengan Brasil tahun 1972.

Robby Darwis
Perawakan kekar dan kepiawaian dalam duel udara menciptakan Robby sebagai andalan timnas ataupun Persib Bandung selama kariernya, sekalian menciptakan dirinya salah satu legenda terbaik dan Persib Kecakapannya Robby dalam menggalang pertahanan ikut menolong timnas meraih medali emas SEA Games 1987 dan 1991. Di Persib, Robby mendonasi gelar perserikatan tahun 1986, 1989 dan 1993 serta Liga Indonesia 1994/95.

Simson Rumahpasal
Posisi bek kanan timnas pada medio 1970-an sampai 1980-an identik dengan Simson. Kesanggupan membendung serangan menciptakan posisinya di timnas tidak tergantikan. Simson menjadi komponen dari skuad timnas dalam arena Merdeka Games, Pra Olimpiade, King’s Cup, SEA Games serta Pra Piala Dunia.

Aji Santoso
Rasanya belum ada bek kiri timnas yang dapat melebihi kesanggupan Aji. Kecakapannya dribble dan memberikan umpan menjadi kelebihan Aji yang menjadikannya bek kiri terbaik timnas. Ia itu jiwa kepemimpinan Aji juga tak perlu diragukan lagi. Kecakapannya menyandang ban kapten di hampir tiap regu yang dia perkuat. Aji juga menjadi komponen dari skuad timnas dikala meraih medali emas SEA Games 1991, dimana dia menempati posisi inti dalam umur yang baru menginjak usia 21 tahun.

Bima Sakti
Sosok pemain yang jarang disorot media ini yaitu salah satu member regu Primavera PSSI yang dikirim ke Italia pada era 1990-an. Tendangan yang keras dan jiwa kepemimpinan Bima membikin dia menjadi salah satu pemain yang disegani sampai dikala ini. Kesanggupan membikin dia pernah dikontrak oleh klub Swedia, Helsingborg selama semusim. Sementara di tingkatan nasional, Bima meraih gelar Liga Indonesia musim 1999-2000 bersama PSM Makassar dan menyabet gelar pemain terbaik. Bima juga mengantongi 56 caps dan mencetak 11 gol bersama timnas.

Zulkarnaen Lubis
Dijuluki sebagai “Maradona Indonesia” terang memperlihatkan kwalitas yang dimiliki seorang Zulkarnaen. Kecakapannya menggocek yang ciamik dipadu dengan umpan yang matang membikin striker manapun yang membela timnas benar-benar dimanjakan oleh Zulkarnaen. Sayang sikapnya yang indisipliner dan kegemaran dengan dunia gemerlap malam membikin kariernya di timnas terhambat. Prestasi terbaiknya bersama timnas yaitu membawa timnas ke semifinal Asian Games 1986 di Seoul, sementara di tingkatan klub dia ikut membawa Krama Yudha Tiga Berlian menempati pemenang ketiga Liga Champions Asia 1985/1986.

Iswadi Idris
Salah satu pemain sayap terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Visi bermain yang luas dan kecepatan menjadi kelebihan Iswadi. Bersama Soetjipto Soentoro, Jacob Sihasale dan Abdul Kadir, Iswadi diketahui sebagai kuartet tercepat di Asia. Ia itu Iswadi juga cakap bermain dalam berjenis-jenis posisi. Karakternya yang kuat juga membuatnya ditunjuk sebagai kapten timnas dalam sebagian kans.

Ronny Pattinasarany
Kesanggupan ada pertanyaan siapakah playmaker terbaik Indonesia, karenanya Ronny yaitu jawabannya. Umpan terukur dan ketepatan tendangan jarak jauh menjadi salah satu hal yang paling diingat dari Ronny. Kecakapannya Ronny membuatnya meraih berjenis-jenis gelar individu seperti All Star Asia 1982, Olahragawan Terbaik Nasional 1976 dan 1981, serta pemain terbaik Galatama 1979 dan 1980. Kecakapannya cuma itu, Ronny menolong timnas meraih medali perak SEA Games 1979 dan 1981, dan setelahnya menyandang ban kapten timnas.


Soetjipto Soentoro
Gareng, itulah nama panggilan striker terbaik yang pernah dimiliki Indonesia ini. Catatan 57 golnya tak dapat ditumbangkan oleh siapa saja, padahal jumlah itu termasuk pertandingan-pertandingan non sah timnas. Sebuah catatan yang memperlihatkan kehebatan dirinya. Salah satu peristiwa yang bersejarah dalam karier Gareng yaitu dikala dia mencetak gol ke gawang Feyenoord sesudah lewat 3 bek lawan. Pada laga selanjutnya, Gareng mencetak hattrick ke gawang Werder Bremen, yang membikin pelatih Bremen, Herr Brocker menawari Gareng, Max Timisela dan John Simon untuk memperkuat Bremen.

Andi Ramang
Striker PSM Makassar ini diketahui dengan kelihaiannya dalam mencetak gol dari berjenis-jenis kondisi dan posisi. Perawakan ini timbul sebab hobinya bermain sepak raga (semacam sepak takraw) sebelum menggeluti sepakbola. Kesanggupan tercium hingga Eropa, yang membikin timnas banyak mendapatkan panggilan untuk pertandingan uji coba. Sayang kariernya patut usai sebab tuduhan suap yang konsisten dia bantah hingga akhir hayatnya.  jasanya diabadikan dalam rupa sebuah patung di Lapangan Karebosi, Makassar.

Bambang Pamungkas
Sekalipun belum pernah berdonasi trofi bergengsi untuk timnas, kiprah Bepe di timnas konsisten tak dapat diperhatikan sebelah mata. Bepe yaitu pemilik caps terbanyak (85) dan gol kedua terbanyak (37) sesudah Soetjipto Soentoro. Kecakapannya Bepe juga sudah teruji di luar negeri, dimana dia menjadi pemenang liga dan menyabet gelar top skorer dan pemain terbaik dikala membela Selangor FA. Salah satu kelebihan utama Bepe yaitu kesanggupan duel udaranya padahal cuma mempunyai perawakan setinggi 170 cm.

Terimakasih telah membaca artikel ini. Ini adalah persembahan dari Komputer Canggih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar